Postingan

Menampilkan postingan dengan label General

Mencium Hajar Aswat

Gambar
Bagi sebagian jamaah haji Indonesia, mencium Hajar Aswat (atau Hajar Aswad) adalah suatu hal "wajib" yang biasanya menjadi salah satu cerita yang dijadikan "oleh-oleh" saat pulang ke tanah air. Namun pada saat musim haji yang sangat ramai, hal yang satu ini tergolong sangat sulit dilakukan dan beresiko cukup tinggi. Ini karena padatnya keadaan di sekitar Ka'bah. Ribuan orang ingin melakukan hal yang sama pada saat bersamaan dan tidak ada sistem atau aturan yang mengatur agar proses penciuman berjalan lancar, teratur, aman, dan "adil".

Salah Satu Berkas Qur'an Tertua Ditemukan di Birmingham

Gambar
Catatan diatas perkamen (media mirip kertas yang dibuat dari kulit hewan yang dikeringkan) berisi ayat-ayat Qur'an surah ke-18 hingga 20 ditemukan di sebuah perpustakaan Universitas Birmingham, UK. Umurnya lebih dari 1500 tahun setelah dilakukan analisis radiokarbon, tepatnya ditulis di sekitar tahun 572-632 (dengan tingkat akurasi 95,4%). Artinya, perkamen ini diyakini ditulis beberapa tahun setelah wafatnya Rasulullah SAW. Seperti kita ketahui bersama, pada saat hidupnya, Nabi Muhammad SAW tidak melakukan pengarsipan lengkap Quran secara tertulis, semua terekam di kepala para hafiz dan beberapa dicatat terpisah-pisah. Baru pada saat Khalifah pertama Abu Bakar program pengumpulan Quran dimulai dan selesai pada saat Khalifah ketiga Usman. Foto: The Wall Street Journal

Video Petunjuk Cara Wudhu Rasulullah

Gambar
Wudhu yang benar adalah prasyarat dari sahnya shalat kita. Sebelum berangkat haji atau umrah, pastikan bahwa anda sudah dapat mempraktekkan amalan wudhu yang baik dan benar sesuai peytunjuk Rasulullah SAW. Kalau tidak, resikonya adalah sia-sia saja anda mengeluarkan biaya dan usaha sedemikian besar untuk berhaji atau berumrah karena hampir semua proses ibadahnya sangat tergantung pada sahnya wudhu anda. Berikut video petunjuk wudhu cara Rasulullah SAW yang sangat bagus dipakai sebagai bahan referensi kita. Selamat belajar dan menyempurnakan wudhu anda. Semoga bermanfaat.

Video Petunjuk Umrah dari Rodja TV

Gambar
Rodja TV, salah satu televisi dakwah di Indonesia membuat video petunjuk manasik baik untuk haji maupun untuk umrah yang sangat bagus. Tampaknya bahan asli berasal video resmi dari Kementerian Urusan Haji Arab Saudi, kemudian diberi narasi dan teks bahasa Indonesia. Sangat otentik dan bisa kita jadikan pegangan bersama. Karya yang sangat penting dari Rodja TV yang dipublikasikan secara publik di YouTube. Selamat menonton, semoga bermanfaat.

Video Panduan Resmi Perjalanan Ibadah Haji dari Depag RI

Gambar
Berikut panduang resmi berupa video berdurasi hampir 1 jam yang dibuat Depag (departemen Agama RI). Jujur saja, saya belum pernah menonton panduan ini. Selama mengikuti manasik resmi yang diselenggarakan Depag di Kota Samarinda, saya juga belum pernah menikmatinya. Kemungkinan pada saat saya berangkat tahun 2008 video ini belum diproduksi. Silakan ditonton dan dipelajari. Semoga bermanfaat.

Mobil-Mobil Mewah di Tanah Suci

Gambar
Salah satu pemandangan menarik selama di tanah suci adalah mobil-mobil yang berseliweran di jalan-jalan. Sebagai negeri kaya, maka kita akan menemukan begitu banyak mobil-mobil mahal nan mewah disana. Sebagian besar adalah mobil-mobil dengan CC besar dan berjenis SUV. Tapi banyak juga kita temukan mobil-mobil tua yang tak terawat tetap ada di jalan, mereka tidak peduli dengan konsumsi BBM yang boros karena semuanya gratis. Juga menarik melihat mobil-mobil perusahaan atau dinas dengan peruntukan khusus yang unik-unik. Anehnya, hampir semua pengendara disana tergolong kasar dan sembarangan, Serempetan adalah hal biasa, teriak-teriak di jalan bertengkar juga tampaknya lumrah karena karakter orang Arab yang panas dan keras. Berikut beberapa jepretan iseng saya selama di tanah suci.

Sholat Dhuha di Tanah Suci

Salah satu kegiatan yang akan sangat banyak dilakukan selama kita melakukan ibadah haji adalah melaksanakan sholat sunnat. Begitu banyak waktu kita berada didalam mesjid seperti di Mesjid Nabawi dan Masjidil Haram sehingga akan sangat rugilah bila kita tidak menggunakan waktu yang ada sebanyak-banyaknya melakukan shalat sunnat. Banyak jamaah yang saya temui "bingung" karena mereka tidak cukup memiliki pengetahuan mengenai amalan sholat sunnat ini. Ada banyak jenis sholat sunnat yang bisa dilaksanakan, tidak hanya selama di tanah suci, namun juga dimanapun kita berada. Namun dengan melaksanakan sholat di tanah suci dan di masjid utama seperti Mesjid Nabawi dan Masjidil Haram, kita dijanjikan pahala yang ribuan kali lebih banyak dibanding melakukan sholat di tempat lain. Salah satu sholat sunnat yang menurut pengalaman saya bisa dilaksanakan dengan khusyu' dan banyak waktu yang tersedia bagi kita, adalah sholat sunnat dhuha. Sholat ini adalah sholat sunnat yang dilaksanak...

Buku Kajian Haji dari Depag

Perkembangan proses haji saat ini memang sangat terpengaruh oleh perluasan infrstruktur lokasi-lokasi pelaksanaan ibadah haji oleh pemerintah Arab Saudi. Perluasan tempat sa'i yang lebih luas dan bertingkat 3, perluasan tempat pelemparan jamarat yang juga bertingkat hingga 4 lantai, perluasan areal kemah Mina sehingga keluar dari wilayah Mina. Semua iatu kemudian menimbulkan pertanyaan bagi seluruh jamaah haji, apakah sah ibadahnya? Departemen Agama menerbitkan buku untuk menjawab semua pertanyaan itu yang dibuat dengan melakukan kajian mendalam. Buku disediakan oleh Depag, namun saya ikut menyebarkannya melalui blog ini, mudah-mudahan bermanfaat dan membawa amal jariyah.

Beratap Langit di Muzdalifah

Gambar
Sekitar jam 8 malam kloter kami tiba di Muzdalifah. Suatu suasana yang sangat luar biasa, suasana yang rasanya tidak pernah saya dapatkan sebelumnya dalam 40 tahun kehidupan saya. Di temaram kegelapan, ribuan lampu kekuningan terhampar di padang nan luas membentang. Jutaan manusia perlahan ditumpahkan ke padang maha luas ini. Kami termasuk beruntung karena hadir sangat awal saat belum begitu banyak bis datang. Saat kami tiba di area yang diperuntukkan bagi kami, hanya ada sekitar 2 kloter lain di lokasi ini, kami dengan leluasa bisa memilih tempat yang dekat dengan gerbang pagar menuju bis keluar yang akan mengangkut kami ke kemah Mina.

Suasana Padang Arafah (2)

Gambar
Bagian kedua dari laporan pandangan mata selama di padang Arafah. Lihat bagian 1 dari tulisan ini. Setelah makan siang, tampak rekan jamaah Surabaya ngobrol lepas didepan tendanya. Ini pemandangan biasa, terutama bagi jamaah perokok. Lihat juga bahwa spanduk yang dibawa ternyata ada pesan sponsornya :-)

Suasana Padang Arafah (1)

Gambar
Persis maghrib kami tiba di Arafah dan turun dari bis masuk ke area perkemahan kloter kami. Padang Arafah sudah bukan padang pasir luas tak berpohon lagi. Arafah masa kini sudah banyak ditumbuhi pohon dan begitu indah terutama saat kami sampai di lokasi. Kami sangat beruntung karena ritual baru akan dimulai besok siang tanggal 9 Zulhijjah, sementara kami sudah tiba sangat awal tanggal 8 maghrib. Seharusnya waktu yang begitu banyak ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk beribadah dan memohon ampun kehadirat-Nya. Lihatlah semburat merah jingga di langit dengan latar belakang sebuah gunung saat kami menjejakkan kaki pertama kali di padang ini... sungguh indah.

Saat-Saat Berangkat ke Arafah

Gambar
Sejak pagi di tanggal 8 Zulhijjah, kami sudah bersiap untuk melaksanakan puncak ibadah haji. Suasana sangat excited tetapi juga tegang. Mampukah kami berkonsentrasi penuh mengikutinya dan mendekatkan diri sepenuhnya ke Sang Pencipta. Beberapa hari kedepan ibadah ini memasuki tahap yang paling membutuhkan kesiapan fisik. Kebetulan kloter kami mendapat giliran berangkat sore hari ke Mina. Jadwal berubah terus, mulai dari jam 15.00, geser ke jam 16.00, hingga akhirnya tiba-tiba jejeran bis yang dikomandoi tim mu'assasah Arab Saudi datang dan meminta kita segera naik ke bis menjelang maghrib. Berangkatlah kami mengarungi jalanan macet dari Mekkah menuju padang Arafah. Ya Allah, jadikan haji kami haji yang mabrur...

Membayar Dam, Memotong Kambing

Gambar
Karena memilih metode haji tammatu' (lihat keterangan tentang metode ini dibawah) maka saya dan rombongan diwajibkan membayar dam berupa pemotongan hewan sekelas kambing. Kebetulan ketua rombongan kami mempunyai rekan di Mekkah yang bisa membantu melaksanakan kegiatan ini secara langsung di penjagalan. Bahkan dengan harga yang sudah miring, kami masih diberi bonus jalan-jalan ke Mina, Jabal Tsuur, Jabal Rahmah dan Jabal Nur tempat gua Hira berada. Berikut proses penjagalan yang kami alami di suatu rumah jagal diluar kota Mekkah yang saya ceritakan melalui foto. Bagi yang tidak kuat melihat darah, disarankan tidak membuka tulisan ini.

Foto Suasana Masjidil Haram (3)

Gambar
Bagian ketiga dari tulisan tentang suasana Masjidil Haram. Lihat bagian pertama dan kedua. Pelataran luar mesjid bagian belakang. Di latar belakang tampak pemandangan unik nan eksotis khas kota Mekkah yang berbukit-bukit dengan gaya rumah kotak-kotak. Rumah terbawah di bagian tengah yang agak lebar adalah rumah kelahiran Rasulullah SAW. Di latar belakang tampak rombongan jamaah haji Afrika yang besar dan tegap, berjalan bak legiun tentara Romawi.

Foto Suasana Masjidil Haram (2)

Gambar
Bagian kedua dari Masjidil Haram, "pandangan mata" saya selama berada di tempat suci yang indah ini. Lihat juga bagian pertama dan ketiga dari tulisan ini. Bergaya di pintu depan Masjidil Haram lantai 2. Persis di latar belakang adalah bangunan Hotel Hilton yang berarsitektur unik. Di bagian undakan terbawah hotel tampak gerbang utama mal paling ramai di Mekkah selama musim haji. Terlihat juga betapa dekatnya mesjid dengan pintu pusat perbelanjaan.

Foto Suasana Masjidil Haram (1)

Gambar
Selama menunaikan ibadah haji, ada banyak waktu yang dihabiskan jamaah haji Indonesia di Masjidil Haram di kota Mekkah. Sekitar 2/3 waktu dari total 40 hari perjalanan haji dihabiskan di kota Mekkah, dan waktu terbanyak umumnya dihabiskan di Masjidil Haram. Berikut "pandangan mata" saya selama berada di tempat suci yang indah ini. Ada banyak perbedaan antara suasana di Masjidil Haram Mekkah dan di Masjid Nabawi Madinah. Masjidil Haram jauh lebih ramai dan jamaah yang datang sangat beragam. Jadilah gambaran jamaah mesjid ini bak dunia Islam global dalam skala mini. Bangunannya juga memiliki variasi yang berbeda antara satu bagian dengan bagian lainnya. Ini terjadi karena banyak bagian yang dibangun tidak bersamaan, namun dibuat di zaman berbeda sebagai bagian dari pengembangan bertahap mesjid besar ini. Hal ini menjadikan Masjidil Haram unik.

Mesjid Nabawi Nan Eksotis (1)

Gambar
Bagian kedua dari "pandangan mata" saya saat mengunjungi mesjid Rasulullah di kota Madinah. Semoga bisa memberi semangat bagi siapapun untuk mengunjunginya. Saya bagi dalam 2 tulisan, lihat bagian kedua . Salah satu waktu paling eksotis berada di mesjid ini adalah saat lepas sholat subuh. Saat matahari menjelang muncul di cakrawala, ketika ribuan jamaah bersantai di sekitar mesjid menikmati teh susu panas dan sepotong roti kebab. Gambar diatas ini diambil dari depan jam besar tepat didepan pintu utama mesjid, saat mentari mulai muncul dari timur (bagian kiri mesjid). Kiblat menghadap ke selatan, arah ke kota Mekkah. Di latar depan adalah mobil polisi Madinah yang parkir siap siaga setiap saat.

Mesjid Nabawi Nan Eksotis (2)

Gambar
Bagian kedua dari cerita foto Mesjid Nabawi di Madinah. Lihat bagian pertama dari tulisan ini. Foto yang berhasil saya ambil diam-diam saat sholat subuh di shaf terdepan mesjid Nabawi. Mihrab dengan microphone itu adalah tempat berdirinya imam. Kita harus masuk berjam-jam sebelum mulainya sholat agar dapat tempat "VIP" seperti ini. Perhatikan bahwa ada banyak sekali jamaah Indonesia yang berada di shaf terdepan ini, ditandai dengan kopiah hitam. Persis dibelakang saya duduk, ada area yang disebut Raudah. Area super padat yang disebut sebagai "potongan kecil surga" yang ada di bumi.

Bawa Barang Apa ke Tanah Suci?

Gambar
Berangkat dalam rombongan program haji reguler yang dikelola Depag RI sangatlah berbeda dibanding melakukan perjalanan internasional biasa. Kita masuk dalam suatu sistem yang dikontrol secara ketat dan kita tidak bisa terlalu bebas melakukan berbagai hal sekehendak kita. Salah satu hal penting yang perlu disiapkan matang saat berangkat adalah apa-apa saja yang perlu dibawa agar kita bisa survive di tanah suci. Tiga jenis tas standard yang disediakan Garuda Indonesia dan Saudi Airlines biasanya kosong saat jamaah berangkat. Jadi, bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya agar fase awal saat tiba di tujuan kelak, kita bisa nyaman karena bawaan kita sesuai kebutuhan disana.

Telepon Seluler di Arab Saudi

Gambar
Komunikasi seluler di tanah suci sudah sangat baik dan bisa diandalkan. Ada 2 pilihan yang paling banyak dipakai jamaah haji Indonesia yaitu (1) roaming internasional nomor kita yang dibawa dari tanah air dan (2) tukar SIM card kita dengan nomor baru dari operator di Arab Saudi. Dari kedua pilihan tersebut, terbukti jauh lebih mudah prosedur dan jauh lebih murah pula biaya komunikasinya menggunakan nomor baru dari operator lokal disana, seperti yang juga saya lakukan sendiri. Jika tidak salah, ketiga operator GSM besar kita sudah menjalin kerjasama dengan operator di Arab Saudi sehingga nomor Telkomsel, Indosat dan XL bisa dipakai roaming kesana. Saya sendiri tidak mencobanya, namun beberapa teman memakai nomor Telkomsel yang harus di-setting untuk roaming sejak dari tanah air. Jika anda membawa pra bayar, isilah terlebih dahulu dengan pulsa yang besar, atau bisa pula diisi dari tanah air saat kita berada disana. Berdasar pengalaman, cara ini relatif jauh lebih mahal biayanya.

Masjidil Haram Under Construction

Gambar
Pemandangan yang cukup mengganggu di Masjidil Haram selama musim haji tahun ini adalah karena banyaknya kegiatan konstruksi bangunan didalam dan sekitarnya. Tak terhitung lagi jumlah crane tower yang ada dan menghiasi setiap sudut pandangan di sekitar mesjid suci ini. Kegiatan yang paling aktif dilakukan adalah upaya mengejar selesainya bangunan tingkat ketiga dari pe-sa'i-an. Beberapa hari menjelang wukuf, lantai 3 sa'i berhasil dibuka dan bisa dipakai jamaah haji tahun ini, namun masih dalam kondisi belum 100% tuntas.

Postingan populer dari blog ini

Mesjid Nabawi Nan Eksotis (1)

Beratap Langit di Muzdalifah

Sholat Dhuha di Tanah Suci