Postingan

Menampilkan postingan dengan label Transportasi

Mencium Hajar Aswat

Gambar
Bagi sebagian jamaah haji Indonesia, mencium Hajar Aswat (atau Hajar Aswad) adalah suatu hal "wajib" yang biasanya menjadi salah satu cerita yang dijadikan "oleh-oleh" saat pulang ke tanah air. Namun pada saat musim haji yang sangat ramai, hal yang satu ini tergolong sangat sulit dilakukan dan beresiko cukup tinggi. Ini karena padatnya keadaan di sekitar Ka'bah. Ribuan orang ingin melakukan hal yang sama pada saat bersamaan dan tidak ada sistem atau aturan yang mengatur agar proses penciuman berjalan lancar, teratur, aman, dan "adil".

Mobil-Mobil Mewah di Tanah Suci

Gambar
Salah satu pemandangan menarik selama di tanah suci adalah mobil-mobil yang berseliweran di jalan-jalan. Sebagai negeri kaya, maka kita akan menemukan begitu banyak mobil-mobil mahal nan mewah disana. Sebagian besar adalah mobil-mobil dengan CC besar dan berjenis SUV. Tapi banyak juga kita temukan mobil-mobil tua yang tak terawat tetap ada di jalan, mereka tidak peduli dengan konsumsi BBM yang boros karena semuanya gratis. Juga menarik melihat mobil-mobil perusahaan atau dinas dengan peruntukan khusus yang unik-unik. Anehnya, hampir semua pengendara disana tergolong kasar dan sembarangan, Serempetan adalah hal biasa, teriak-teriak di jalan bertengkar juga tampaknya lumrah karena karakter orang Arab yang panas dan keras. Berikut beberapa jepretan iseng saya selama di tanah suci.

Proses Perjalanan Keberangkatan

Gambar
Sebagai kelompok terbang awal di gelombang 1 (Kloter BPN 2) dari rangkaian keberangkatan seluruh jamaah haji Indonesia, maka rute perjalanan adalah dari embarkasi ke Jeddah, kemudian ke Madinah, lanjut ke Mekkah, kembali ke Indonesia melalui Jeddah kembali. Penerbangan kami menggunakan maskapai Garuda Indonesia. Sebagian jamaah lain dari embarkasi seperti Medan, Bekasi, Batam dan beberapa yang lain menggunakan maskapai Saudi Airlines. Karena seluruh jamaah kloter kami berasal dari kota Samarinda (berjumlah 390an orang), maka kami berangkat dari Samarinda menggunakan bis menuju embarkasi di kota Balikpapan. Perjalanan berlangsung 2 jam, kemudian dilanjutkan dengan menginap selama sekitar 24 jam di asrama haji Batakan. Asrama ini sungguh bagus karena baru dipugar untuk pepentingan PON 2008 lalu. Fasilitas sungguh baik sekelas hotel kelas melati. Lihat foto-foto yang sempat saya ambil sepanjang perjalanan dibawah ini.

Gambaran Umum Pondokan dan Transportasi

Gambar
Bagi jamaah haji Indonesia, ibadah tahun 2008 ini ditandai dengan jauhnya lokasi pondokan di kota Mekkah dari Masjidil Haram. Menurut data yang saya dapat di lapangan, jika tahun 2007 lalu penyelenggara haji Indonesia hanya menyediakan layanan angkutan bis bagi 30% jamaah kita yang tinggal diluar ring-1, maka tahun ini angka itu menjadi terbalik, hanya 30% jamaah yang berada dalam ring-1 yang tidak harus dilayani bis. Artinya ada 70% jamaah tinggal diluar lingkar terdekat dengan Masjidil Haram yang harus dilayani bis. Jamaah haji Indonesia tahun ini dan tahun lalu sama, sekitar 210 ribu orang. Untuk melayani angkutan jamaah dari pondokan ke Masjidil Haram, tahun lalu Depag RI menyewa 90 bis. Tahun ini? Konon mencapai 600 unit bis. Hebatnya, layanan bis ini dijalankan operasionalnya oleh tim dari Indonesia sendiri. Tim dengan pengalaman operasional sangat minim ini harus mengkoordinir 600 bis yang sebagian besar dibawa oleh supir berkebangsaan Arab dan harus melayani area yang sangat lu...

Postingan populer dari blog ini

Mesjid Nabawi Nan Eksotis (1)

Beratap Langit di Muzdalifah

Sholat Dhuha di Tanah Suci